[2025-10-11 02:28:50] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: DTDGHLHLN;N; [2025-10-11 02:29:09] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: DTDGHLHLN;N; [2025-10-11 02:36:45] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: ERRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRRR [2025-10-11 02:39:14] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: QQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQQ [2025-10-11 02:40:31] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: POPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPP [2025-10-11 02:44:29] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: POPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPPDDDDDDDD [2025-10-11 02:44:52] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: DWDDWDWDWDWDWDWDWDWDWDWD [2025-10-11 02:51:46] NISN: 0087689905, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 02:51:50] NISN: 0087689905, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 02:55:22] NISN: 0096172699, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:01:10] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:14] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:17] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:18] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:18] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:19] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:21] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:22] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu maksimal. [2025-10-11 03:01:34] NISN: 0073968853, ID: 109, Jawaban: 1. Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. ➡️ Alur: maju (progresif). 2. Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. ➡️ Alur: maju (progresif). 3. Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. ➡️ Alur: maju (progresif). 4. Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6. Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7. Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8. Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9. Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10. Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:04:59] NISN: 0087667985, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: *Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. *Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. *Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. *Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: *Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. *Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). *Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. *Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: *Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. *Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. *Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. *Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: -Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” -Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: -Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. -Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:05:05] NISN: 0087667985, ID: 109, Jawaban: 1.Video tersebut berjudul “Malin Kundang”, menceritakan seorang anak durhaka kepada ibunya. Alur cerita: *Awal: Malin Kundang hidup miskin bersama ibunya di tepi pantai. *Tengah: Ia merantau dan menjadi kaya setelah menikah dengan putri bangsawan. *Akhir: Saat kembali ke kampung, Malin tidak mengakui ibunya, dan akhirnya dikutuk menjadi batu oleh sang ibu. *Alur: maju (progresif). 2.Video ini berjudul “Timun Mas”, legenda rakyat dari Jawa Tengah. Alur cerita: *Awal: Seorang janda tua bernama Mbok Sirni mendapat anak dari raksasa dengan janji akan menyerahkannya saat besar. *Tengah: Timun Mas tumbuh dewasa dan berusaha melarikan diri dari raksasa dengan bantuan benda-benda ajaib (biji timun, garam, jarum, dan terasi). *Akhir: Raksasa tewas, dan Timun Mas hidup bahagia bersama ibunya. *Alur: maju (progresif). 3.Video ini menceritakan “Legenda Danau Toba” dari Sumatera Utara. Alur cerita: *Awal: Seorang pemuda bernama Toba menangkap ikan emas yang berubah menjadi wanita cantik. *Tengah: Mereka menikah dan memiliki anak bernama Samosir dengan syarat rahasia asal-usul ibunya tidak boleh diungkapkan. *Akhir: Saat Toba marah, ia melanggar janji dan mengungkap rahasia tersebut. Sang istri dan anaknya menghilang, lalu muncul air besar yang membentuk Danau Toba. *Alur: maju (progresif). 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: -Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” -Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: -Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. -Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:30:24] NISN: 0087667985, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena Vidio di mulai dari akhir cerita ( di Payphone), lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.Alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:31:20] NISN: 0087667985, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena Vidio di mulai dari akhir cerita ( di Payphone), lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.Alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:32:12] NISN: 0096172699, ID: 109, Jawaban: 1. Alur campuran Karena video dimulai dari akhir cerita(di payphone) lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.alur maju Karena cerita bergerak terus ke depan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.alur maju Karena cerita nya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:32:15] NISN: 0073082649, ID: 63, Jawaban: SELESAI [2025-10-11 03:32:15] NISN: 0096172699, ID: 109, Jawaban: 1. Alur campuran Karena video dimulai dari akhir cerita(di payphone) lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.alur maju Karena cerita bergerak terus ke depan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.alur maju Karena cerita nya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:32:33] NISN: 0087689905, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena video di mulai dari akhir cerita(di payphone),lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalum 3.Alur maju karena ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:35:24] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.alur campuran karena vidio di mulai dari akhir cerita(paiphon)menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal ke akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan Waktu secara terus menerus tanpa mengundur ke masa lampau 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:35:29] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.alur campuran karena vidio di mulai dari akhir cerita(paiphon)menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal ke akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan Waktu secara terus menerus tanpa mengundur ke masa lampau 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:35:30] NISN: 0086612213, ID: 109, Jawaban: 1.alur campuran karena vidio di mulai dari akhir cerita(paiphon)menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal ke akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan Waktu secara terus menerus tanpa mengundur ke masa lampau 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:36:33] NISN: 0073082649, ID: 63, Jawaban: SUDAH [2025-10-11 03:36:52] NISN: 0073968853, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran,karena vidio di mulai dari akhir cerita (di payphone) lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu 2.Alur maju, karena cerita bergerak terus ke depan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu 3.Alur maju,karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6. Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8. Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:36:56] NISN: 0073968853, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran,karena vidio di mulai dari akhir cerita (di payphone) lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu 2.Alur maju, karena cerita bergerak terus ke depan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu 3.Alur maju,karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6. Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8. Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:37:00] NISN: 0073968853, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran,karena vidio di mulai dari akhir cerita (di payphone) lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu 2.Alur maju, karena cerita bergerak terus ke depan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu 3.Alur maju,karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6. Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8. Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:49:13] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: 1. Alur cerita video “Payphone” termasuk alur campuran (maju dan mundur). Awalnya dimulai dari masa kini (Adam di telepon umum, mobil terbakar) → lalu flashback ke masa lalu saat perampokan terjadi (alur mundur) → kemudian cerita bergerak lagi maju sampai kembali ke adegan awal. Jadi, alurnya gabungan antara alur maju dan mundur. 2. Video itu adalah “Part of Me” oleh Katy Perry. Alur ceritanya termasuk alur maju, karena cerita berjalan secara urutan waktu normal — dimulai saat Katy bertengkar dengan pacarnya, lalu ia memutuskan pergi, bergabung dengan militer, berlatih, dan akhirnya menjadi kuat serta mandiri. 3.Video “Ku Tak Bisa” dari Slank memiliki alur maju. Cerita dalam video berjalan secara urutan waktu yang runtut — dimulai dari suasana kesedihan dan perpisahan, lalu memperlihatkan tokoh utama yang berjuang menerima kenyataan dan melanjutkan hidup. Tidak ada adegan kilas balik (flashback) atau lompatan waktu ke masa depan. Semua peristiwa ditampilkan sesuai kejadian dari awal sampai akhir, sehingga termasuk alur maju. 4. Sudut pandang : orang ketiga serba tahu. Karena penulis menggunakan kata ganti "ia" dan "putri Mandalika", serta menceritakan peristiwa dari luar tokoh utama. 5. Sudut pandang : orang ketiga serba tahu. Cerita menggunakan kata ganti "dia" dan "ia", serta pengarang mengetahui perasaan dan pikiran tokoh (Kesedihan, sifat rajin, pendiam). 6. Watak tokoh Eka: Eka digambarkan sebagai cantik, supel, rendah hati, rajin, dan sederhana. Penggambaran watak: Watak Eka digambarkan secara langsung (analitik) dan juga tidak langsung (melalui perilaku dan penilaian orang lain). 7. Watak tokoh Deni: Deni memiliki watak pemalas, tidak rapi, dan kurang menjaga kebersihan. Penggambaran watak: Watak Deni digambarkan secara tidak langsung (showing) melalui keadaan kamar dan kebiasaannya. Kamarnya berantakan, banyak pakaian kotor dan barang berserakan. Sepatu dan kaos kaki tidak pada tempatnya, televisinya berdebu. • Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak disiplin dan tidak peduli terhadap kerapian maupun kebersihan. 8. Watak tokoh Lita: Lita memiliki watak judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati dan pemaaf. Penggambaran watak: Watak Lita digambarkan secara tidak langsung (melalui dialog antar tokoh), yaitu lewat percakapan Rina dan Sinta. Dari ucapan Sinta, “Dia itu memang judes sich! Tapi sebenarnya dia baik juga lho…,” terlihat sisi judes tapi berhati baik. Kalimat “Dia nggak bakalan tahan kalau marah lama-lama” menunjukkan bahwa Lita mudah marah tapi cepat memaafkan. 9. Watak tokoh Ibu Dina: Ibu Dina digambarkan sebagai wanita yang tegas, penyayang, kuat, tabah, dan bertanggung jawab. Penggambaran watak: Watak Ibu Dina digambarkan secara tidak langsung (melalui pikiran dan perasaan tokoh lain, yaitu Dina). 10. Watak tokoh Tono: Tono memiliki watak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Penggambaran watak: Watak Tono digambarkan secara tidak langsung (melalui tindakan atau perilaku tokoh). [2025-10-11 03:49:20] NISN: 0073082649, ID: 109, Jawaban: 1. Alur cerita video “Payphone” termasuk alur campuran (maju dan mundur). Awalnya dimulai dari masa kini (Adam di telepon umum, mobil terbakar) → lalu flashback ke masa lalu saat perampokan terjadi (alur mundur) → kemudian cerita bergerak lagi maju sampai kembali ke adegan awal. Jadi, alurnya gabungan antara alur maju dan mundur. 2. Video itu adalah “Part of Me” oleh Katy Perry. Alur ceritanya termasuk alur maju, karena cerita berjalan secara urutan waktu normal — dimulai saat Katy bertengkar dengan pacarnya, lalu ia memutuskan pergi, bergabung dengan militer, berlatih, dan akhirnya menjadi kuat serta mandiri. 3.Video “Ku Tak Bisa” dari Slank memiliki alur maju. Cerita dalam video berjalan secara urutan waktu yang runtut — dimulai dari suasana kesedihan dan perpisahan, lalu memperlihatkan tokoh utama yang berjuang menerima kenyataan dan melanjutkan hidup. Tidak ada adegan kilas balik (flashback) atau lompatan waktu ke masa depan. Semua peristiwa ditampilkan sesuai kejadian dari awal sampai akhir, sehingga termasuk alur maju. 4. Sudut pandang : orang ketiga serba tahu. Karena penulis menggunakan kata ganti "ia" dan "putri Mandalika", serta menceritakan peristiwa dari luar tokoh utama. 5. Sudut pandang : orang ketiga serba tahu. Cerita menggunakan kata ganti "dia" dan "ia", serta pengarang mengetahui perasaan dan pikiran tokoh (Kesedihan, sifat rajin, pendiam). 6. Watak tokoh Eka: Eka digambarkan sebagai cantik, supel, rendah hati, rajin, dan sederhana. Penggambaran watak: Watak Eka digambarkan secara langsung (analitik) dan juga tidak langsung (melalui perilaku dan penilaian orang lain). 7. Watak tokoh Deni: Deni memiliki watak pemalas, tidak rapi, dan kurang menjaga kebersihan. Penggambaran watak: Watak Deni digambarkan secara tidak langsung (showing) melalui keadaan kamar dan kebiasaannya. Kamarnya berantakan, banyak pakaian kotor dan barang berserakan. Sepatu dan kaos kaki tidak pada tempatnya, televisinya berdebu. • Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak disiplin dan tidak peduli terhadap kerapian maupun kebersihan. 8. Watak tokoh Lita: Lita memiliki watak judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati dan pemaaf. Penggambaran watak: Watak Lita digambarkan secara tidak langsung (melalui dialog antar tokoh), yaitu lewat percakapan Rina dan Sinta. Dari ucapan Sinta, “Dia itu memang judes sich! Tapi sebenarnya dia baik juga lho…,” terlihat sisi judes tapi berhati baik. Kalimat “Dia nggak bakalan tahan kalau marah lama-lama” menunjukkan bahwa Lita mudah marah tapi cepat memaafkan. 9. Watak tokoh Ibu Dina: Ibu Dina digambarkan sebagai wanita yang tegas, penyayang, kuat, tabah, dan bertanggung jawab. Penggambaran watak: Watak Ibu Dina digambarkan secara tidak langsung (melalui pikiran dan perasaan tokoh lain, yaitu Dina). 10. Watak tokoh Tono: Tono memiliki watak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Penggambaran watak: Watak Tono digambarkan secara tidak langsung (melalui tindakan atau perilaku tokoh). [2025-10-11 03:55:57] NISN: 0087423488, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena Vidio di mulai dari akhir cerita ( di Payphone), lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.Alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:56:08] NISN: 0087423488, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena Vidio di mulai dari akhir cerita ( di Payphone), lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.Alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:56:11] NISN: 0084181828, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita Adam Levine Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.jadi alur cerita adalah alur maju,karena yg bergerak secara kronologis dari awal,menuju konflik hingga mencapai penyelesaian. 2.Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.jadi alur cerita tersebut alur maju, Karena alur yang menjanjikan peristiwa peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.jadi alur cerita tersebut adalah alur maju, karena menyajikan cerita hubungan konflik emosi dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal ke akhir. 4.sudut pandang yang berbeda di gunakan dalam teks cerita tentang putri Mandalika adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 5.sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 6.watak toko eka: *Cantik, sederhana, Rajin,dan rapi *Penggambaran: melalui fisik seperti rambut Ikal, wajah cantik dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 03:56:13] NISN: 0087423488, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena Vidio di mulai dari akhir cerita ( di Payphone), lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.Alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:56:16] NISN: 0084181828, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita Adam Levine Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.jadi alur cerita adalah alur maju,karena yg bergerak secara kronologis dari awal,menuju konflik hingga mencapai penyelesaian. 2.Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.jadi alur cerita tersebut alur maju, Karena alur yang menjanjikan peristiwa peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.jadi alur cerita tersebut adalah alur maju, karena menyajikan cerita hubungan konflik emosi dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal ke akhir. 4.sudut pandang yang berbeda di gunakan dalam teks cerita tentang putri Mandalika adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 5.sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 6.watak toko eka: *Cantik, sederhana, Rajin,dan rapi *Penggambaran: melalui fisik seperti rambut Ikal, wajah cantik dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 03:56:16] NISN: 0087423488, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena Vidio di mulai dari akhir cerita ( di Payphone), lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.Alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:56:20] NISN: 0084181828, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita Adam Levine Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.jadi alur cerita adalah alur maju,karena yg bergerak secara kronologis dari awal,menuju konflik hingga mencapai penyelesaian. 2.Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.jadi alur cerita tersebut alur maju, Karena alur yang menjanjikan peristiwa peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.jadi alur cerita tersebut adalah alur maju, karena menyajikan cerita hubungan konflik emosi dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal ke akhir. 4.sudut pandang yang berbeda di gunakan dalam teks cerita tentang putri Mandalika adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 5.sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 6.watak toko eka: *Cantik, sederhana, Rajin,dan rapi *Penggambaran: melalui fisik seperti rambut Ikal, wajah cantik dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 03:56:20] NISN: 0087423488, ID: 109, Jawaban: 1.Alur campuran karena Vidio di mulai dari akhir cerita ( di Payphone), lalu menampilkan peristiwa masa lalu yang menyebabkan situasi itu. 2.Alur maju karena cerita bergerak terus kedepan dari awal hingga akhir tanpa mundur ke masa lalu. 3.Alur maju karena urutan ceritanya mengikuti perjalanan waktu secara terus menerus tanpa mundur ke masa lampau. 4.Sudut pandang orang ketiga serba tahu. Karena penulis menceritakan tokoh “Putri Mandalika” dari luar cerita dengan kata ganti “ia” dan “Putri Mandalika”, bukan “aku”. 5. Sudut pandang orang ketiga terbatas. Karena pengarang hanya mengetahui perasaan tokoh utama (“ia”) saja, tidak semua tokoh lain. 6.Watak tokoh Eka: Cantik, supel, rendah hati, rajin, dan rapi. Penggambaran wataknya: Secara langsung (analitik): Pengarang menyebutkan langsung sifat Eka seperti “Eka memang sangat menarik”, “Dia sangat supel”, dan “Eka terbiasa rajin dan rapi.” Secara tidak langsung: Ditunjukkan melalui deskripsi fisik dan perilakunya yang disukai teman-temannya serta sikap sederhana meski berasal dari keluarga kaya. 7.Watak tokoh Deni: Pemalas, jorok, dan tidak rapi. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung (prilaku dan suasana): Ditunjukkan melalui keadaan kamar yang berantakan, banyak pakaian kotor, sepatu berserakan, sprei kusut, dan televisi berdebu. Dari kebiasaan tokoh: Deni digambarkan tidak peduli dengan kebersihan dan kerapian lingkungannya. 8.Watak tokoh Lita: Judes (tegas), tapi baik hati. Penggambaran wataknya: Secara tidak langsung, melalui dialog antar tokoh (Rina dan Sinta). Dari percakapan diketahui bahwa meskipun Lita terlihat judes atau mudah marah, sebenarnya dia baik dan suka membantu teman, contohnya saat membantu Rina mengerjakan PR matematika. 9.Watak tokoh Ibu Dina: Penyayang, tegas, kuat, dan sabar. Penggambaran wataknya: Secara langsung dan tidak langsung melalui pikiran dan pandangan tokoh Dina terhadap ibunya. Digambarkan bahwa Ibu Dina adalah sosok yang tegar dan penuh kasih sayang, membesarkan Dina sendirian setelah ayahnya meninggal, serta tetap kuat menghadapi hidup tanpa menikah lagi. 10.Watak Tokoh Tono: Tono berwatak pemarah, kasar, dan tidak sopan. Ia juga terlihat tidak sabar serta tidak menghargai orang lain, terutama ibunya. Penggambaran wataknya: Watak Tono digambarkan melalui tindakan atau perilakunya (metode tidak langsung), yaitu: Masuk rumah tanpa mengetuk pintu. Membanting pintu rumah dengan keras. Membanting tudung saji dan menyebabkan gelas pecah. Menendang pintu kamar dan membanting tubuhnya ke tempat tidur. Menyetel lagu rock dengan volume maksimal. [2025-10-11 03:56:22] NISN: 0084181828, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita Adam Levine Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.jadi alur cerita adalah alur maju,karena yg bergerak secara kronologis dari awal,menuju konflik hingga mencapai penyelesaian. 2.Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.jadi alur cerita tersebut alur maju, Karena alur yang menjanjikan peristiwa peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.jadi alur cerita tersebut adalah alur maju, karena menyajikan cerita hubungan konflik emosi dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal ke akhir. 4.sudut pandang yang berbeda di gunakan dalam teks cerita tentang putri Mandalika adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 5.sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau 6.watak toko eka: *Cantik, sederhana, Rajin,dan rapi *Penggambaran: melalui fisik seperti rambut Ikal, wajah cantik dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 03:58:00] NISN: 0077188895, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita dari video berikut adalah Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.Jadi alur dalam cerita tersebut adalah alur maju,karena alur cerita yang bergerak secara kronologis,dari awal,menuju konflik,hingga mencapai penyelesaian 2.Alur cerita dari video berikut adalah Katy Perry setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.Jadi alur cerita tersebut adalah alur maju karena alur yang menyajikan peristiwa -peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita 3.Alur dalam cerita tersebut adalah alur maju karena menyajikan hubungan konflik,emosi,dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal sampai akhir. 4.Sudut pandang yang digunakan dalam teks cerita tentang Putri Mandalika adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu 5.Sudut pandang yang digunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu 6.*Watak tokoh Eka:cantik,supel, sederhana,rajin,dan rapi *Penggambaran:melalui fisik seperti rambut ikal,wajah cantik dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,rapi 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak- acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian. 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman- temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi. 10.*Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. *Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 03:58:10] NISN: 0077188895, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita dari video berikut adalah Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.Jadi alur dalam cerita tersebut adalah alur maju,karena alur cerita yang bergerak secara kronologis,dari awal,menuju konflik,hingga mencapai penyelesaian 2.Alur cerita dari video berikut adalah Katy Perry setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.Jadi alur cerita tersebut adalah alur maju karena alur yang menyajikan peristiwa -peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita 3.Alur dalam cerita tersebut adalah alur maju karena menyajikan hubungan konflik,emosi,dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal sampai akhir. 4.Sudut pandang yang digunakan dalam teks cerita tentang Putri Mandalika adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu 5.Sudut pandang yang digunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu 6.*Watak tokoh Eka:cantik,supel, sederhana,rajin,dan rapi *Penggambaran:melalui fisik seperti rambut ikal,wajah cantik dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,rapi 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak- acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian. 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman- temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi. 10.*Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. *Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 04:04:41] NISN: 0081609991, ID: 63, Jawaban: Kelompok 2: Annisa Dwi Ansari Bela Astria Tasya Fauziah Akril Saban Fadel LD andi Saputra [2025-10-11 04:04:42] NISN: 0081609991, ID: 63, Jawaban: Kelompok 2: Annisa Dwi Ansari Bela Astria Tasya Fauziah Akril Saban Fadel LD andi Saputra [2025-10-11 04:04:49] NISN: 0081609991, ID: 63, Jawaban: Kelompok 2: Annisa Dwi Ansari Bela Astria Tasya Fauziah Akril Saban Fadel Ld andi Saputra [2025-10-11 04:04:51] NISN: 0081609991, ID: 63, Jawaban: Kelompok 2: Annisa Dwi Ansari Bela Astria Tasya Fauziah Akril Saban Fadel Ld andi Saputra [2025-10-11 04:05:03] NISN: 0081609991, ID: 63, Jawaban: Kelompok 2: Annisa Dwi Ansari Bela Astria Tasya Fauziah Akril Saban Fadel Ld andi Saputra [2025-10-11 04:05:14] NISN: 0081609991, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita dari video berikut adalah Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.Jadi alur cerita tersebut Alur maju,karena yang bergerak secara kronologis,dari awal,menuju konflik, hingga mencapai penyelesaian. 2.alur cerita dari video berikut adalah Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.Jadi alir cerita tersebut Alur maju karena alur yang menyajikan peristiwa-peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.Alur cerita video berikut adalah alur maju karena menyajikan cerita hubungan konflik,emosi,dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal akhir. 4.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks cerita tentang Putri Mandalika Adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. 5.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau. 6.*Watak toko Eka:Cantik, sederhana,rajin,dan rapi. *Penggambaran: Melalui fisik seperti rambut ikal,wajah cantik,dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi. 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian. 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi. 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 04:05:28] NISN: 0081609991, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita dari video berikut adalah Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.Jadi alur cerita tersebut Alur maju,karena yang bergerak secara kronologis,dari awal,menuju konflik, hingga mencapai penyelesaian. 2.alur cerita dari video berikut adalah Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.Jadi alir cerita tersebut Alur maju karena alur yang menyajikan peristiwa-peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.Alur cerita video berikut adalah alur maju karena menyajikan cerita hubungan konflik,emosi,dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal akhir. 4.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks cerita tentang Putri Mandalika Adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. 5.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau. 6.*Watak toko Eka:Cantik, sederhana,rajin,dan rapi. *Penggambaran: Melalui fisik seperti rambut ikal,wajah cantik,dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi. 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian. 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi. 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 04:05:38] NISN: 0081609991, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita dari video berikut adalah Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.Jadi alur cerita tersebut Alur maju,karena yang bergerak secara kronologis,dari awal,menuju konflik, hingga mencapai penyelesaian. 2.alur cerita dari video berikut adalah Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.Jadi alir cerita tersebut Alur maju karena alur yang menyajikan peristiwa-peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.Alur cerita video berikut adalah alur maju karena menyajikan cerita hubungan konflik,emosi,dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal akhir. 4.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks cerita tentang Putri Mandalika Adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. 5.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau. 6.*Watak toko Eka:Cantik, sederhana,rajin,dan rapi. *Penggambaran: Melalui fisik seperti rambut ikal,wajah cantik,dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi. 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian. 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi. 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 04:05:39] NISN: 0081609991, ID: 109, Jawaban: 1.Alur cerita dari video berikut adalah Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan, mendapati tempat kerjanya dirampok. Alih-alih bersembunyi, ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melucuti perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia salah dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.Jadi alur cerita tersebut Alur maju,karena yang bergerak secara kronologis,dari awal,menuju konflik, hingga mencapai penyelesaian. 2.alur cerita dari video berikut adalah Katy Perry Setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, Katy Perry memotong rambutnya sebagai simbol pembaharuan diri dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.Jadi alir cerita tersebut Alur maju karena alur yang menyajikan peristiwa-peristiwa secara berurutan sesuai dengan waktu kejadian dari awal hingga akhir cerita. 3.Alur cerita video berikut adalah alur maju karena menyajikan cerita hubungan konflik,emosi,dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal akhir. 4.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks cerita tentang Putri Mandalika Adalah sudut pandang orang ketiga serba tahu. 5.Sudut pandang yang di gunakan dalam teks tersebut adalah sudut pandang orang ketiga serba tau. 6.*Watak toko Eka:Cantik, sederhana,rajin,dan rapi. *Penggambaran: Melalui fisik seperti rambut ikal,wajah cantik,dan perilaku ramah, rendah hati,rajin,dan rapi. 7.Watak tokoh Deni: ceroboh, pemalas, dan tidak rapi. Penggambaran: melalui keadaan kamarnya yang berantakan — ranjang acak-acakan, sprei kusut, baju dan buku berserakan, pakaian kotor menumpuk, serta televisi berdebu. Semua itu menunjukkan bahwa Deni tidak menjaga kebersihan dan kerapian. 8.Watak tokoh Lita: judes, mudah marah, tetapi sebenarnya baik hati. Penggambaran: melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita — meskipun terlihat judes dan cepat marah, ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina: penyayang, tegas, kuat, dan tabah. Penggambaran: melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya: Ibu sangat perhatian dan penyayang: "Kasih sayangnya padaku tak pernah habis." Tegas: "Sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku." Kuat dan tabah: meski suaminya meninggal sejak Dina kecil, ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi. 10.Watak Tono adalah pemarah, kasar, dan tidak sabar. Penggambarannya dilakukan melalui dialog dan tindakan tokoh. Hal ini terlihat dari tindakan-tindakan Tono yang membanting pintu, membanting tudung saji, menendang pintu kamar, dan membantingkan badannya di tempat tidur. Tindakan-tindakan tersebut menunjukkan kemarahan dan ketidaksabaran Tono. [2025-10-11 04:13:38] NISN: 0089957207, ID: 109, Jawaban: 1.Alur ceitanya yaitu Adam Levine, yang berperan sebagai pegawai bank yang bosan,mendapati tempat kerjanya dirampok.Ia bersembunyi,tetapi ia memutuskan untuk bertindak heroik di tengah baku tembak, mencoba melumpuhkan perampok dan menyelamatkan seorang wanita. Namun, ia dianggap sebagai salah satu perampok oleh polisi. Alur cerita kemudian berlanjut menjadi kejar-kejaran mobil berkecepatan tinggi dengan pihak kepolisian, yang akhirnya ia berhasil hindari. Video ini pada dasarnya adalah film mini-aksi tentang upaya Adam Levine melarikan diri setelah insiden perampokan tersebut.Jadi ,alur ceritanya yaitu alur maju karena bergerak secara kronologis,dari awal, menuju konflik, hingga mencapai penyelesaian 2.Katy Perry setelah memergoki kekasihnya berselingkuh, ia memotong rambutnya sebagai simbol sakit hatinya dan mendaftar sebagai Marinir AS untuk membuktikan bahwa ia adalah sosok yang kuat dan tidak dapat dihancurkan.Jadi ,alur ceritanya yaitu alur maju karena tanpa adanya kilas balik atau flashback atau lompatan kemasa depan atau flashforward. 3.Alur maju karena menyajikan cerita hubungan konflik,emosi,dan kerinduan yang berkembang secara berurutan dari awal ke akhir . 4.Sudut pandang yang digunakankan adalah sudut pandang orang ketiga Mahatahu karena tidak hanya menceritakan apa yang dilihat didengar,tetapi juga apa yang dirasakan dan dipikirkan tokoh. 5.Sudut pandang orang ketiga terbatas karena menggunakan kata ganti ia dan dia untuk menceritakan orang pertama. 6.Watak tokoh Eka menarik ,cantik, sederhana,mudah bergaul,rajin dan rapi dengan penggambaran cantik dengan rambut ikal yang panjang, hidungnya kecil lancip ,matanya lebar dilengkapi dengan bulu mata yang lebat dan lentik,ia kayak tetapi mengedepankan kesederhanaan,teman-temannya dari kalangan ekonomi lemah maupun atas dan tak heran dia mengedepankan rajin dan rapi untuk urusan pribadinya 7.Wataknya pemalas ,kurang rapi dengan penggambaran televisi Dani ditutupi debu yang tebal, ranjangnya acak-acakkan danbuku-buku berserakan yang bercampur dengan baju seragam. 8.Watak tokohnya judes,mudah marah,tetapi sebenarnya baik hati dengan penggambaran melalui dialog antara Rina dan Sinta yang menceritakan sifat Lita , meskipun terlihat judes dan cepat marah,ia sebenarnya baik dan peduli pada teman-temannya. 9.Watak tokoh Ibu Dina penyayang ,tegas ,kuat,dan tabah dengan penggambaran melalui sudut pandang Dina yang menceritakan ibunya yaitu ibu sangat perhatian dan penyayang "kasih sayangnya padaku tak pernah habis,sikapnya yang tegas telah ikut membentuk karakterku,dan meski suaminya meninggal sejak Dina kecil,ia tetap membesarkan dan mendidik Dina sendiri tanpa menikah lagi. 10.Watak tokoh Dono pemarah,kasar,dan tidak sabar dengan penggambaran Tono yang membanting pintu,menendang pintu kamar,dan membantingkan badannya di tempat tidur. [2025-10-11 04:46:48] NISN: 0079718501, ID: 63, Jawaban: Kelompok 1 [2025-10-11 04:46:56] NISN: 0079718501, ID: 63, Jawaban: Kelompok 1 [2025-10-11 06:50:41] NISN: 0073082649, ID: 63, Jawaban: ZCXCSD [2025-10-11 06:55:04] NISN: 0073082649, ID: 63, Jawaban: XVDFSDFSFSFS [2025-10-11 07:00:02] NISN: 0073082649, ID: 63, Jawaban: CZCZCCAXAZCA [2025-10-11 07:01:11] NISN: 0073082649, ID: 63, Jawaban: CZCZCCAXAZCA [2025-10-11 07:24:42] NISN: 0073082649, ID: 63, Jawaban: XCCSCSCACCV [2025-10-11 07:40:14] NISN: 0073082649, ID: 110, Jawaban: FFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFASFDASGSHSSSSSSSSSSHHHHHHHHHHHHHHHHHHH [2025-10-11 13:22:16] NISN: 0073082649, ID: 110, Jawaban: sfsfsfsfsfsfwefwfwd [2025-10-11 15:39:11] NISN: 0073082649, ID: 111, Jawaban: fefaefafaf